Hablumminannas (Hubungan Manusia dengan Manusia)

Bismillahirahmanirrahim, segala puji bagi Allah SWT. yang telah memberikan nikmat-nikmat-Nya bagi kita semua. Tidak lupa shalawat dan salam kita tujukan pada junjungan kita Rasullah Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabatnya.
Hablumminnas (Hubungan Manusia dengan Manusia) merupakan salah satu kewajiban bagi muslim. Banyak hal yang diperintahkan Allah SWT dalam upaya kita menjalin hubungan antara manusia. Di dalam Al-qur’an tertera sebagai berikut:
Download

Hablumminallah (Hubungan manusia dengan Allah Swt)

Ada beberapa hal yang bisa dijadikan rumusan dalam hubungan antara kita dengan Allah Swt. Hubungan tersebut memiliki rumusannya tersendiri, anda sebagai pegawai ada aturan main dan sistemnya, kita pun sebagai hamba ada aturan mainnya dari Allah Swt. Pertama, ada yang disebut dengan rumusan timbal balik, yaitu action-reaction, analoginya seperti ini, kalau kita mempunyai bola karet kemudian kita lempar pelan-pelan ke arah tembok, maka bola tersebut akan memantul kembali dengan pelan kepada kita, namum kalau kita melemparnya dengan keras maka secara otomatis bola tersebut kembali kepada kita dengan keras. Di dalam ayat-ayat Al-qur’an, Allah Swt menyebutkan beberapa penjelasan, fadzkuruni adzkurkum, bila kau ingat Aku, Aku pun ingat kamu, kalau dalam hadist qudsi dikatakan, bila ada manusia yang mendekat kepada Aku, maka Aku akan membalasnya dengan tidak terhitung artinya reaksinya lebih tepat dan banyak, kalau ada hamba yang meminta maka Aku akan mendekatinya, bila datang padaKu berjalan maka Aku akan menyambutnya dengan berlari artinya bahwa di dalam hukum timbal balik itu Alloh lebih tepat dan lebih banyak membalasnya, dalam hadist yang lain intansurulloha yansurkum bila engkau menolong agama Allah maka Allah akan menolongmu, itu artinya ada timbal balik. Banyak dalam Al-qur’an yang menyebutkan rumusan tadi, hanya saja yang perlu kita fahami bahwa rumusan timbal balik ini Allah Swt sangat luar biasa sekali memberikan yang lebih dari apa yang kita umpankan, terutama dalam hal kebaikan, sementara dalam hal kejelekan Allah Swt tidak menambahnya.
Download